Polres Meranti Amankan Residivis Terduga Bandar Narkoba
Editor : delvia | Penulis: Juna

meranti | 22 September 2020 | Dilihat : 35


MERANTI, RIDARNEWS.COM - Sat Resnarkoba Polres Kepulauan Meranti kembali berhasil mengamankan seorang residivis terduga bandar narkoba jenis shabu di dalam bangunan kosong bekas MDA yang terletak di Jalan Imamah, Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi pada Senin (21/09/2020).

Informasi ini dibenarkan Kepolres Kepulauan Meranti, AKPB Eko Wimpiyanto Hardjito SIK. Dijelaskannya, penangkapan terduga bandar narkoba itu berdasarkan laporan polisi : LP.A / 68 / IX / 2020 / RIAU / RES. KEP. MERANTI tanggal 21 September 2020 dan berhasil diamankan seorang residivis berinisial IS (36) jenis kelamin laki-laki pada Senin sekitar pukul 11.30 Wib.

Dimana, kronologis kejadian berdasarkan hasil penyelidikan Sat Resnarkoba bahwa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di dalam bangunan kosong bekas MDA Jalan Imamah Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi sering dijadikan tempat transaksi Narkoba oleh pelaku.

"Dari hasil penyelidikan tersebut, tim Opsnal Sat Resnarkoba saat itu melihat seseorang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan di dalam sebuah bangunan yang tidak dipakai tersebut. Diduga sedang menunggu seseorang," tuturnya.

Selanjutnya, disaat yang tepat, tim langsung mengamankan pelaku. Dengan spontan pelaku langsung membuang barang bukti (BB) diduga 1 paket narkotika jenis shabu dengan disaksikan Ketua RT setempat. Lalu dilakukan penggeledahan badan dan tempat tertutup lainnya di TKP. Saat akan digeledah, pelaku sengaja membuang 2 paket barang bukti yang dikeluarkan dari dalam saku celananya.

Lebih lanjut, AKBP Eko memaparkan, setelah mengamankan barang bukti di TKP kemudian tim melakukan pengembangan ke rumah pelaku di Desa Alah Air. Petugas kembali melakukan penggeledahan dengan disaksikan Ketua RT setempat. 

"Akhirnya ditemukan lagi sebanyak 1 paket diduga narkotika jenis shabu serta barang bukti lain di dalam rumahnya," katanya.

Dari penggeledahan itu, tim berhasil mengamankan BB sebanyak 4 paket diduga narkotika jenis shabu yang terbungkus plastik klep warna bening dengan berat kotor 0,67 Gram, lalu 2 bungkus plastik klep warna bening, 1 set alat hisap shabu, 1 buah sendok takar terbuat dari pipet, 1 buah sumbu kompor terbuat dari timah rokok, 1 buah korek apo, 1 unit handphone samsung lipat warna hitam, 1 buah dompet warna coklat dan uang tunai sebesar 2 juta yang diduga hasil dari penjualan shabu tersebut.

Diterangkan Kapolres, hasil tes urin terhadap pelaku urinenya (+) methamfetamin dan hasil introgasi pelaku mengaku mendapatkan narkotika jenis shabu tersebut dari salah seorang berinisial PK (DPO) untuk dijualkan. Selanjutnya tim melakukan pengembangan ke rumah PK (DPO) tersebut namun target tidak berada dirumahnya. 

"Pelaku dan Barang Bukti (BB) yang sudah berhasil kita amankan langsung dibawa ke Polres Kepulauan Meranti guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ungkapnya. (juna)

Artikel Kanan
Artikel Kanan