'
24 Sya'ban 1445 H | Selasa, 5 Maret 2024
BPJS Kesehatan Luncurkan Program Relaksasi Tunggakan Ditengah Pandemi Covid 19
kesehatan | Selasa, 20 Oktober 2020
Editor : rima | Penulis : red
T Enike Noviyanti Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru dalam acara Media Gathering di The Zuri Hotel, Selasa (20/10/2020).

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pekanbaru meluncurkan program keringanan pembayaran tunggakan Jaminan Kesehatan Negara (JKN) yaitu relaksasi tunggakan.

Program tersebut yaitu memberikan keringanan tagihan kepada peserta yang menunggak maksimal 2 tahun (24 bulan) untuk bisa membayar 6 bulan. Kemudian kartu BPJS Kesehatannya sudah langsung aktif.

Selanjutnya sisa tunggakan bisa dibayar melalui program dicicil hingga akhir Desember 2021. Sementara program ini tidak berlaku bagi peserta yang memiliki tunggakan tagihan dibawah 6 bulan.

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang sedang terkena bencana Covid-19. Oleh sebab itu pemerintah menerbitkan Perpres nomor 64/2020.

"Program relaksasi ini berlaku hingga tanggal 31 tahun 2020. Sementara untuk pembayaran cicilan tunggakan berlaku hingga Desember 2021," kata T Enike Noviyanti Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru dalam acara Media Gathering di The Zuri Hotel, Selasa (20/10/2020).

Enike mengakui, jumlah tunggakan iuran BPJS Kesehatan khusus di Kota Pekanbaru saja ada sekitar Rp240 miliar. Untuk itu, ia mengajak semua masyarakat peserta JKN-KIS untuk bergotong royong membayar iuran agar terwujud masyarakat sehat.

Jadi, cara pembayaran tunggakan iuran yaitu bisa melalui Aplikasi Mobile JKN dan/atau di Kantor BPJS Cabang Pekanbaru.

Bagi peserta yang mengikuti program relaksasi, tidak boleh ada keterlambatan pembayaran iuran di bulan berikutnya.

Jika ada keterlambatan, maka kartu BPJS-nya akan mati kembali. Jika ingin mengaktifkan lagi, maka boleh dilakukan di bulan berikutnya.

"Oleh sebab itu silahkan lakukan pembayaran tunggakan iuran sebelum akhir tahun. Karena tahun depan belum tentu akan ada program seperti ini lagi," ujar Enike.

Dalam Media Ghatering ini dihadiri oleh Kabid SDM Ade Candra dan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Wilya Astriania, beserta pegawai dan staf BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru lainnya. (**)

BPJS Kesehatan Luncurkan Program Relaksasi Tunggakan Ditengah Pandemi Covid 19
kesehatan | Selasa, 20 Oktober 2020
Editor : rima | Penulis : red
T Enike Noviyanti Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru dalam acara Media Gathering di The Zuri Hotel, Selasa (20/10/2020).
Kabupaten

Advertorial
TNI

Galeri - Advertorial

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pekanbaru meluncurkan program keringanan pembayaran tunggakan Jaminan Kesehatan Negara (JKN) yaitu relaksasi tunggakan.

Program tersebut yaitu memberikan keringanan tagihan kepada peserta yang menunggak maksimal 2 tahun (24 bulan) untuk bisa membayar 6 bulan. Kemudian kartu BPJS Kesehatannya sudah langsung aktif.

Selanjutnya sisa tunggakan bisa dibayar melalui program dicicil hingga akhir Desember 2021. Sementara program ini tidak berlaku bagi peserta yang memiliki tunggakan tagihan dibawah 6 bulan.

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang sedang terkena bencana Covid-19. Oleh sebab itu pemerintah menerbitkan Perpres nomor 64/2020.

"Program relaksasi ini berlaku hingga tanggal 31 tahun 2020. Sementara untuk pembayaran cicilan tunggakan berlaku hingga Desember 2021," kata T Enike Noviyanti Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru dalam acara Media Gathering di The Zuri Hotel, Selasa (20/10/2020).

Enike mengakui, jumlah tunggakan iuran BPJS Kesehatan khusus di Kota Pekanbaru saja ada sekitar Rp240 miliar. Untuk itu, ia mengajak semua masyarakat peserta JKN-KIS untuk bergotong royong membayar iuran agar terwujud masyarakat sehat.

Jadi, cara pembayaran tunggakan iuran yaitu bisa melalui Aplikasi Mobile JKN dan/atau di Kantor BPJS Cabang Pekanbaru.

Bagi peserta yang mengikuti program relaksasi, tidak boleh ada keterlambatan pembayaran iuran di bulan berikutnya.

Jika ada keterlambatan, maka kartu BPJS-nya akan mati kembali. Jika ingin mengaktifkan lagi, maka boleh dilakukan di bulan berikutnya.

"Oleh sebab itu silahkan lakukan pembayaran tunggakan iuran sebelum akhir tahun. Karena tahun depan belum tentu akan ada program seperti ini lagi," ujar Enike.

Dalam Media Ghatering ini dihadiri oleh Kabid SDM Ade Candra dan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Wilya Astriania, beserta pegawai dan staf BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru lainnya. (**)