Tim Gugus Covid-19 dan Dewan Tinjau Asia Heritage: Prokes Tetap, Ekonomi Harus Jalan
Editor : Rudi | Penulis: Rudi

ekonomi | 21 Mei 2021 | Dilihat : 99

Anggota DPRD kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekanbaru bersama anggota DPRD T Azwendi, Jum'at (21/5/21) siang, meninjau objek wisata Asia Heritage, untuk melihat langsung apakah ada terjadi pelanggaran atau tidak dalam penerapan Protokol Kesehatan (Prokes). Namun hasilnya masih menunggu.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri yang ikut meninjau lokasi tempat wisata Asia Heritage, membenarkan tujuan mereka ke tempat itu memang untuk memastikan situasi dan kondisi terkini tempat wisata yang ada di Pekanbaru. Salah satunya Asia Heritage Pekanbaru.

''Apakah ini sudah menerapkan Prokes atau tidak. Tadi Tim Gugus juga sudah turun. Dan saya sudah tanyakan langsung ke tim, kata mereka sudah memeriksa segala sesuatunya tapi hasilnya tunggu aja,'' ucapnya..

Azwendi menambahkan, dirinya sudah meminta kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk konsisten menjalankan Prokes. Bagaimana pun masalah kesehatan yang nomor satu, namun itu tidak mengenyampingkan ekonomi. 

"Ekonomi masyarakat harus bergerak," ujarnya. 

Lalu, imbuh politikus Partai Demokrat itu,  memuji Asia Haritage yang dinilainya sangat baik. Selama ini, ungkapnya, masyarakat Pekanbaru jika ingin berwisata lebih banyak ke kabupaten atau provinsi tetangga. Kalau di Kuansing, contohnya ke Taluk Kuantan ada Festival Pacu Jalur, Candi Muara Takus di Kampar, bahkan untuk wisata alam mereka memilih Sumatera Barat. Namun, dengan hadirnya Asia Haritage yang berlokasi di dekat pintu Tol Pekanbaru-Dumai, warga Riau tak perlu jauh-jauh berwisata.

''Kalau wisata alam, kita banyak yang ke provinsi tetangga, Sumatera Barat (Sumbar). Karena alam kita memang kurang mendukung. Tapi, Asia Haritage memberikan suasana berbeda,'' ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Azwendi yang mewakili pemerintah daerah juga berterimakasih kepada pelaku usaha atau investor yang membangun tempat tempat wisata Asia Haritage. 

Awalnya kita berharap ini menjadi destinasi wisata. Saya berharap pemerintah kota membantu mengembangkan potensi potensi wisata seperti ini. 

Soal kerumunan yang sempat videonya sempat viral, Azwendi menilai, hal itu memang lumrah terjadi. Jangan kan tempat wisata, sesuatu yang baru berpotensi terjadi kerumuman.

''Restoran saja yang baru dibuka, selalu membludak pengunjungnya. Contohnya, gak usah jauh jauh, pembukaan restoran baru. Begitu dia buka, macet. Begitu buka, luar biasa (pengunjungnya, Red),'' ucapnya.

Jadi, kata politisi Demokrat ini, bukan hanya tempat tempat wisata, animo masyarakat Kota Pekanbaru pada hal hal yang baru termasuk kuliner cukup tinggi.

Terkait ada masyarakat yang melaporkan kejadian kerumunan di Asia Heritage Pekanbaru, Azwendi menyebutkan hal itu bukan kewenangan untuk menjawabnya. 

Terjadinya, kerumunan di tempat wisata Asia Heritage, anggota DPRD Kota Pekanbaru ini perlu disikapi secara arif. 

''Selama Pandemi Covid-19, masyarakat tidak boleh keluar daerah. Kebiasaan saat lebaran saling berkunjung tidak boleh, terus kemana lagi. Sehingga mereka ramai ramai mereka ke tempat tempat wisata. (Rudi)

Artikel Kanan
Artikel Kanan