Ada apa? Diskes Pekanbaru Mendadak Tarik Vaksin COVID-19 dari Rumah Sakit
Editor : Rudi | Penulis: Rudi

peristiwa | 08 Juni 2021 | Dilihat : 767

Ilustrasi (internet)

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mendadak menarik kembali vaksin Sinovac yang sudah didrop keseluruh rumah sakit di Kota Pekanbaru, Selasa (8/6/21). Surat penarikan tertanggal 7 Juni 2021 itu ditandatangani Kepala Bidang Sumber Daya, Dinas Kesehatan, dr. David Oloan, Mars, saat ini merupakan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Penarikan mendadak ini menjadi pertanyaan warga Kota Pekanbaru. Sebab, informasi yang dihimpun ridarnews.com, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mendrop vaksin jenis sinovac tersebut kesemua Rumah Sakit di Kota Pekanbaru saat kedatangan Presiden Joko Widodo. Namun, Senin (7/6/21) ditarik kembali.

Syahroni Tua Harahap pemilik Rumah Sakit Sansani Pekanbaru salah satu rumah penerima vaksin dari Diskes Kota Pekanbaru dikonfirmasi ridarnews.com mengakui bahwa vaksin Sinovac yang didrop Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru sudah ditarik kembali. 

Dijelaskan Syahroni, pada Januari 2021 rumah sakit miliknya mendapat droping vaksin sinovac dari provinsi. Sampai saat ini provinsi sudah lima kali mendrop vaksin ke rumah sakit Sansani untuk menvaksin warga maupun pasien secara gratis. 

Hanya saja, Syahroni tidak tahu persis total jumlah vaksin yang didrop provinsi. Yang dia tahu, saat ini sisa vaksin droping provinsi masih tersisa sebanyak 34 vial.

Dijelaskan anggota DPRD Provinsi Riau itu, 1 vial (botol) vaksin untuk menvaksin 10 orang. 

"Yang didrop provinsi masih tersisa sebanyak 34 vial atau untuk 340 orang," ujarny via telepon seluler, Selasa malam.

Sementara itu, Dinas Kota Pekanbaru uangkap Syahroni, mendrop 20 vial vaksin sinovac saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pekanbaru. Dari 20 vial itu sudah terpakai sebanyak 13 vial. Sisanya sebanyak 7 vial sudah dikembalikan ke Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. 

Penarikan ini tertuang dalam surat Diskes Kota Pekanbaru, Nomor : 441/Dinkes-SD/VI/2021/9543 tanggal 7 Juni 2021 tentang Perintah Pengembalian Vaksin Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang ditujukan kepada seluruh Direktur rumah sakit di Kota Pekanbaru. 

Surat perintah yang ditandatangani Plt Kadiskes Kota Pekanbaru, dr. David Oloan, Mars, itu menyebutkan, adanya evaluasi pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Pemerintahan Kota Pekanbaru, maka seluruh Direktur Rumah Sakit se-Kota Pekanbaru untuk segera mengembalikan Vaksin COVID-19 Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru (UPT Instalasi Farmasi Kesehatan Kota Pekanbaru) paling lambat terima sore hari ini (Senin sore).

Berdasarkan surat penarikan vaksin ini, mencerminkan buruknya koordinasi Dinas Kesehatan Provinsi dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dalam droping vaksin COVID-19.

Syahroni Tua Harahap menegaskan, koordinasi Diskes provinsi dan Diskes Pekanbaru dinilainya amburadul. Hal ini membuat terjadi penumpukan vaksin.

"Koordinasinya memang amburadul, kalau koordinasinya baik tak akan terjadi penarikan vaksin," ujarnya. (Rudi)

Artikel Kanan
Artikel Kanan