Aliansi Pemuda Mahasiswa Demokrat Goyang Posisi Agung Nugroho
Editor : Rudi | Penulis: Rudi

peristiwa | 19 Juni 2021 | Dilihat : 427

Aliansi Pemuda Mahasiswa Demokrat Goyang Posisi Agung Nugroho (foto: Sinarkeadilan.com/net)

JAKARTA, RIDARNEWS.COM – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Peduli Demokrat (APMPD) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (18/06/2021), seperti dilansir sinarkeadilan.com. 

Mereka meminta Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memecat Wakil Ketua DPRD Riau dari Demokrat Agung Nugroho.

“AN telah menyebabkan citra partai Demokrat di Riau menjadi rusak. Sapi kurban saja berani dia permainkan, apa lagi rakyat,” kata Koordinator Lapangan, Fandi saat orasi.

Menurut Fandi, wajah Partai Demokrat di Riau harus dibersihkan dengan memecat AN. Fandi menilai AN terkenal arogan dalam hal koordinasi dan sinergisitas internal partai maupun legislatif dengan cara menjual kedekatannnya dengan AHY.

“Dia sering panggar-panggar nama Pak Ketum AHY. Padahal pak AHY sangat santun dan bijaksana serta tidak arogan,” tambahnya.

Aksi unjuk rasa ini disambut baik dan diapresiasi oleh Tim Humas DPP Partai Demokrat. Menurut Agung WD, DPP Partai Demokrat memastikan akan memproses kader yang terbukti bermasalah. Bahkan sampai berujung pemecatan.

“Laporkan segera ke penegak hukum dan proses pemecatan akan dilakukan,” ujar Agung WD di depan DPP Partai Demokrat saat menerima demonstran.

Selain itu, demonstran juga menggelar aksi lanjutan di Gedung Merah Putih tempat Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK berkantor. Mereka menuntut agar KPK segera memeriksa perusahaan swasta dengan inisial IP dalam pengerjaan Alat Kesehatan (Alkes) di Kabupaten Kampar tahun anggaran 2109 – 2020.

“Pengadaan Alkes di Kabupaten Kampar telah merugikan negara. KPK harus segera bertindak untuk audit kekayaan AN, agar Provinsi Riau bersih dari Korupsi,” tukas Fandi dengan keras di depan Gedung KPK.

Demonstran juga meminta KPK turun tangan mengungkap dugaan mafia Alkes di Riau yang diduga melibatkan oknum anggota DPRD Riau.

Puluhan demonstran berjanji akan kembali lagi, jika Ketum Partai Demokrat tidak melakukan pemecatan terhadap AN. Begitu pun juga aksi di Gedung KPK terkait kasus dugaan mafia alkes tersebut.

Sementara itu, Agung Nugroho yang dikonfirmasi, Jum'at (18/6/21) malam, melalui telepon seluler 081239977XXX tidak aktif, suara jawaban otomatis mengatakan nomor yang anda tuju tidak dapat menerima panggilan. Konfirmasi melalui SMS belum dibalas dan WhatsApp belum dibaca alias contreng satu. (Rudi

Artikel Kanan
Artikel Kanan