'
24 Sya'ban 1445 H | Selasa, 5 Maret 2024
Pasien Terpapar Varian Delta dan COVID 19, Dirut RSUD AA: Penanganan Tetap Sama
kesehatan | Sabtu, 4 September 2021
Editor : rima | Penulis : mediacenterriau
Ilustrasi (internet)

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Dirut RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedi mengungkapkan, dalam hal penanganan medis di rumah sakit, pasien yang terpapar virus varian delta tidak ada bedanya dengan pasien yang terpapar Covid-19. Begitu juga dengan obat-obatan yang digunakan.

"Penanganan sama, tidak ada bedanya," kata Nuzelly, Sabtu (4/9/2021).

Sejauh ini sudah 28 warga Riau yang terpapar virus varian delta. Enam diantaranya terdeteksi pada Mei lalu sedangkan 22 lagi terdeteksi pada Juni.

Meski sampel sudah dikirim sejak Mei dan Juni lalu, namun hasilnya baru diketahui pada Agustus. Sehingga ada rentang waktu yang cukup lama antara sampel yang dikirim dengan hasil uji yang dikeluarkan.

"Jadi rata-rata mereka ini sudah keluar rumah sakit dan sudah sembuh baru hasilnya kita ketahui. Jadi saat mereka dirawat itu kita belum tahu apakah pasien ini terpapar delta atau tidak. Setelah hasil keluar mereka sudah sembuh dan beberapa sudah meninggal," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menjelaskan apakah ada perbedaan penanganan antara pasien Covid-19 dengan pasien yang terpapar varian delta. (***)

Pasien Terpapar Varian Delta dan COVID 19, Dirut RSUD AA: Penanganan Tetap Sama
kesehatan | Sabtu, 4 September 2021
Editor : rima | Penulis : mediacenterriau
Ilustrasi (internet)
Kabupaten

Advertorial
TNI

Galeri - Advertorial

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Dirut RSUD Arifin Achmad, dr Nuzelly Husnedi mengungkapkan, dalam hal penanganan medis di rumah sakit, pasien yang terpapar virus varian delta tidak ada bedanya dengan pasien yang terpapar Covid-19. Begitu juga dengan obat-obatan yang digunakan.

"Penanganan sama, tidak ada bedanya," kata Nuzelly, Sabtu (4/9/2021).

Sejauh ini sudah 28 warga Riau yang terpapar virus varian delta. Enam diantaranya terdeteksi pada Mei lalu sedangkan 22 lagi terdeteksi pada Juni.

Meski sampel sudah dikirim sejak Mei dan Juni lalu, namun hasilnya baru diketahui pada Agustus. Sehingga ada rentang waktu yang cukup lama antara sampel yang dikirim dengan hasil uji yang dikeluarkan.

"Jadi rata-rata mereka ini sudah keluar rumah sakit dan sudah sembuh baru hasilnya kita ketahui. Jadi saat mereka dirawat itu kita belum tahu apakah pasien ini terpapar delta atau tidak. Setelah hasil keluar mereka sudah sembuh dan beberapa sudah meninggal," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menjelaskan apakah ada perbedaan penanganan antara pasien Covid-19 dengan pasien yang terpapar varian delta. (***)