Sepekan, Harga CPO Mengalami Penurunan Setiap Kelompok Umur
Editor : rima | Penulis: mediacenterriau

ekonomi | 21 September 2021 | Dilihat : 57

ilustrasi (foto: Internet)

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Penurunan harga TBS disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal turunnya harga periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data.

Demikian yang dikatakan Kepala dinas Perkebunan Provinsi Riau, Zulfadli kepada awak media, Selasa (21/9/2021).

Harga kelapa sawit periode 22 – 28 September 2021 mengalami penurunan pada setiap kelompok umur.  Penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp 17,08/Kg atau mencapai 0,61% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian untuk periode satu minggu kedepan turun menjadi Rp 2.797,78/Kg.

"Sementara dari faktor eksternal, harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) melemah sepanjang pekan ini, melibas reli yang tercipta sepekan sebelumnya, jelang berakhirnya moratorium pembukaan lahan sawit di Indonesia," jelasnya.

Setelah libur sehari sebelumnya karena hari besar Malaysia, harga kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Oktober 2021 di Bursa Malaysia Derivatif Exchange langsung anjlok 3,9% ke MYR 4.518/ton atau drop 182 ringgit pada Jumat (19/9/2020).

"Koreksi tersebut memperparah penurunan selama sepekan, sehingga secara akumulatif harga komoditas ekspor utama Indonesia dan Malaysia ini anjlok 1,2%. Koreksi mingguan tersebut melibas reli yang terbentuk sepekan lalu sebesar 0,5%," jelasnya.

Berikut penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Riau, Nomoro 38 periode  22 s/d 28 September 2021.

Umur 3th (Rp 2.060,01);

Umur 4th (Rp 2.232,72);

Umur 5th (Rp 2.441,61);

Umur 6th (Rp 2.500,51);

Umur 7th (Rp 2.598,22);

Umur 8th (Rp 2.670,20);

Umur 9th (Rp 2.733,39);

Umur 10th-20th (Rp 2.797,78);

Umur 21th (Rp 2.678,18);

Umur 22th (Rp 2.664,64);

Umur 23 th (Rp 2.653,35);

Umur 24 th (Rp 2.540,52);

Umur 25 th (Rp 2.478,46);

(mediacenterriau)

Artikel Kanan
Artikel Kanan