Perdana, Bapilu Golkar Riau Luncurkan Rumpi Politik
Editor : Rudi | Penulis: Rima

politik | 13 November 2021 | Dilihat : 138


PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golongan Karya (Golkar) ke 57, Badan Pengendali Pemilu (Bapilu) meluncurkan program Rumpol (Rumpi Politik). Program pertama kalinya ini mengusung tema "Partai Golkar dan Masa Depan Demokrasi di Indonesia". Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula gedung DPD Golkar Jalan Diponegoro, Sabtu (13/11/2021) pagi, sekitar pukul 09.00 WIB.

Hadir sebagai pemateri  mantan Ketua DPRD Riau, Dr. drh. H. Chaidir, MM, Ketua Wantim DPD Golkar Riau Drs. Yuherman Yusuf, MH, Ketua DPRD Riau, Yulisman, Ketua Fraksi Golkar Riau Hj Karmila Sari, S. Kom dan Presiden Mahasiswa (Presma) UR Kaharuddin HSN DM. 

Dalam sambutan, Ketua DPRD Riau Yulisman mengatakan, Rumpi Politik merupakan bagian daripada sesi memperingati HUT Partai Golkar ke-57 tahun.

"Kegiatan ini sangat baik dan bagus sekali, karena momentum juga bagi Golkar untuk mendengar apa yang ada didalam dinamika di masyarakat. Karena juga dari narasumbernya ada dari senior partai, ada dari tokoh masyarakat dan juga ada dari Presiden Mahasiswa Unri," ujarnya sekaligus membuka acara 

Yulisman berharap, Partai Golkar bisa mendengarkan kondisi atau aspirasi masyarakat dan juga dari kritikan bagi Partai Golkar.

Selanjutnya, Ketua Wantim Golkar Riau, Drs Yuherman Yusuf, MH menjelaskan sejarah perjalanan partai Golkar dari masa ke masa.

"Umur Golkar sudah 57 tahun, tolong jaga nama baiknya dan jalani sebaik-baiknya sesuai dengan AD/ART," ucap Yuherman.

Isu kekinian perubahan internal dan eksternal yang berlangsung cepat, kemajuan ICT, perubahan preferensi milenial, kebebasan pers, public sphere yang makin lebar, perubahan cara berkomunikasi, perubahan cara kepemerintahan dan berpolitik.

Dalam kesempatan itu, mantan Ketua DPRD Riau dua periode, Dr. drh.H Chaidir, memaparkan sejarah partai Golkar dengan perubahan tanggal kelahiran tetap di peringati tanggal 20 Oktober 1964. Setelah menjadi partai politik perubahan sepenuhnya mengemban hakikat partai sebagai pilar demokrasi dan kekuatan politik rakyat untuk memperjuangkan cita-cita dan apresiasi secara mandiri, bebas dan mandiri.

Dalam usia ke 57, partai Golkar diharapkan kepada semua kader partai harus bisa introspeksi diri tentang perkembangan partai, untuk kewajiban anggota partai harus dihayati kembali sebagaimana tertuang dalam Pasal 15 AD/ART dimana setiap anggota berkewajiban untuk menjunjung tinggi nama dan kehormatan partai.

Tokoh masyarakat dari kabupaten Rohul juga menjelaskan partai Golkar dan masa depan demokrasi di Indonesia, idealnya partai Golkar tetap eksis dan menjadi asset produktif dalam demokrasi bangsa.

"Penuh tantangan dimana demokrasi cenderung disfungsional. Demokrasi selalu bergerak dinamis, bukan saja struktur politik, tetapi juga budaya demokrasi yang belum menjunjung nilai-nilai demokrasi. Demokrasi kita juga mengidap banyak penyakit ( pemilu  yang belum jurdil, kedewasaan politisi, kedewasaan parpol, Kekuasaan yang diberikan oleh rakyat digunakan untuk menjajah dannmenjarah negeri yang dipimpinnya," jelasnya lagi.

Uji terakhir dari sistem demokrasi adalah apakah ia dapat memberikan manfaat berupa peningkatan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat. Demokrasi yang disfungsional tidak akan memberikan manfaat malah yang sering terjadi justru diikuti oleh timbulnya delegitimasi atau hilangnya kepercayaan Rakyat terhadap sistem itu sendiri

Ditempat yang sama, Ketua Bapilu Golkar Provinsi Riau, Zulfan Heri menjelaskan program Rumpol ini akan terus berlanjut setiap bulannya hingga menjelang tahun 2024 dengan topik dan ruang yang berbeda-beda.

"Bapilu Golkar Provinsi Riau memiliki tugas yang sangat berat, yaitu memenangkan Pemilu, salah satunya membuat kegiatan intelektual seperti program Rumpol ini," kata Zulfan Heri.

Artikel Kanan
Artikel Kanan