Lapor Pak Kapolda, Diduga Ada Judi Online Terbesar se-Asia Tenggara di Pekanbaru
Editor : redaksiridarnews | Penulis: Rilis

peristiwa | 18 Mei 2022 | Dilihat : 417

Ilustrasi (internet)

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Ditutupnya beberapa tempat judi dan Gelper di beberapa titik kawasan hukum Polda Riau tidak membuat giat judi online terhenti, Selasa, (17/05/22).

Beberapa bulan lalu, Tim Polda Riau dibawah naungan Kapolda Riau Agung berhasil menangkap 59 pelaku judi online di Ruko Pemuda Citywalk Pekanbaru yang bernama AFK77, namun hingga saat ini hasil tangkapan barang bukti dan siapa otak pelaku judi online yang beromset milliaran rupiah tidak ada titik terang.

Kembali disinyalir adanya praktik judi online beromset puluhan miliar rupiah dan diduga merupakan jaringan judi online terbesar se - Asia Tenggara dimana pada ruko tersebut tampak 10 buah CCTV, kabel LAN yang terhubung pada ruko, genset besar, dan jaringan PLN sementara tampak dari luar, ruko tersebut seolah-olah kosong tidak berpenghuni.

Saat awak media bertanya kepada salah satu masyarakat berinisial Gus disekitar ruko dikawasan Kota Pekanbaru terkait aktifitas di dalam ruko tersebut membenarkan adanya giat yang mencurigakan.

"Saya yang sudah 3 tahun tinggal di sekitar ini bertanya aktifitas apa yang terjadi di ruko itu. Karena yang membuat saya heran, setiap pagi ada orang yang saya duga karyawan yang masuk ruko dan itu tidak hanya satu orang, setiap pukul 22.30 WIB, tampak banyak orang keluar dari ruko. Jadi saya tidak tahu aktifitas apa didalam itu. Tapi yang saya tahu ruko itu kepunyaan keturunan Tionghoa," jelas Gus kepada media.

Saat kru bertanya kepada petugas keamanan kompleks ruko yang bernama Hosmen apakah ada aktifitas kehidupan di ruko tersebut, Hosmen juga sampaikan tidak tahu namun mencurigai mengapa ada banyak CCtv dan Genset besar.

"Saya tidak tahu, namun saya curiga tehadap ruko tersebut. Jika dihitung, cctv ada 10 buah, Genset listrik yang besar. Namun hingga sampai detik ini, saya tidak tahu siapa penyewanya, apa giat namun seringnya mobil hilir mudik yang terparkir di ruko kosong tersebut," urainya.

Petugas keamanan itu juga mengatakan bahwa pemilik mobil itu bukanlah warga perumahan tersebut.

Terkait disinyalir adanya judi online terbesar se Asean, Hasanul Arifin selaku ketua DPD LSM GEMPUR Riau menemukan kembali indikasi judi online terbesar se Asia.

Bung Arif mengeluarkan pernyataan terkait kerja para Aparat Penegak Hukum (APH).

"Kita meminta jajaran Polda Riau khusus Dirkrimum untuk segera di tindak lanjuti informasi ini. Sebagai seorang polisi yang pernah di beri gelar Reformis, saya yakin bapak Kapolda Riau, M Iqbal akan segera dan serius menindak lanjuti informasi masyakarat ini. 

Dimana kapolda Agung sebelumnya pernah melakukan penggrebekan di ruko Pemuda Citywalk Jalan Riau namun mengambang tidak tahu titik akhirnya. Jadi, baiknya bapak Iqbal juga harus menyelesaikan laporan dugaan judi online ini. 

Apapun bentuknya, perjudian akan selaras dengan penegakan Kamtibnas yang pernah diucapkan Iqbal saat mengapresiasi jajaran pada bulan lalu," tegas Bung Arif di kantornya.

Berdasarkan hasil informasi di lapangan dan berdasarkan pernyataan Bung Arif, kru media bertanya kepada Dirkrimum Polda Riau Teddy Rustiawan via pesan WhatsApp, Teddy sampaikan akan di tindak lanjuti. (**)

Artikel Kanan
Artikel Kanan