INPEST Minta Aparat Hukum Periksa Pokja Terkait Dugaan Pengaturan Lelang PUPR Pelalawan
Editor : redaksiridarnews | Penulis: Red

peristiwa | 29 Juni 2022 | Dilihat : 150

Ir. Ganda Mora.M.Si, Ketua Umum Lembaga Independen Pembawa Suara Transparansi ( INPEST)

PANGKALAN KERINCI, RIDARNEWS.COM - Proses lelang beberapa paket peningkatan jalan dinas PUPR kabupaten Pelalawan diduga telah terjadi pengaturan untuk pemenang. Pasalnya, pemenang lelang bukan perusahaan dengan penawaran terendah, namun perusahan yang penawarannya mendekati Owner Estimate (OE).

"Patut diduga telah terjadi pengaturan pemenang lelang. Dari data yang kami peroleh pokja memenangkan perusahaan dengan penawaran tertinggi, hampir sama dengan HPS/OE," kata Ir. Ganda Mora.M.Si, Ketua Umum Lembaga Independen Pembawa Suara Transparansi ( INPEST) kepada wartawan, Rabu (29/06/2022).

Ganda mendesak agar pihak Kejaksaan dan Polisi memanggil dan memeriksa panitia lelang atau Pokja, atas dasar apa mereka memenangkan beberapa perusahaan tersebut dan melakukan lidik atas dugaan pengaturan pemenang lelang.

"Dari data yang kami peroleh, ada beberapa paket yang menjadi acuan atas dugaan pengaturan lelang tersebut," katanya 

Paket tersebut kata Ganda, paket 1 peningkatan jalan dalam kota Kopou, Kecamatan Kerumutan dan jalan dusun Pematang tengah Desa Mak teduh  HPS/OE Rp. 7 788.690.642,34, dimenangkan oleh CV. K dengan nilai Rp. 7.769.461.295.09, dengan penawaran rangkin 5.

Kemudian paket 5 , peningkatan jalan Kampung Baru Ukui dan jalan Simpang WKS  harga HPS  sebesar Rp. 7.100.838.702,90 dimenangkan oleh CV. PDP dengan nilai Rp. 6.858.542, 270,14 atau penawaran dengan rangking 9 

Selain itu ada paket 8 peningkatan jalan poros SP 9A- SP 9C Desa Sri Mulya, HPS sebesar Rp. 3.551.832.267,67 dimenangkan oleh perusahaan dengan penawan rangking 9 dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp.3.412.501,315,51.

Paket 10 proyek peningkatan kapasitas struktur jalan khusus Kabupaten jalan Merbau- Sp Merbau nilai HPS sebesar Rp. 5.707. 704.008.15 dimenangkan oleh CV. WGS  penawaran rangking 9  degan nilai penawaran terkoreksi debesar Rp.5.644.031.372,28.

"Kami akan segera meyurati Kejari dan Polres Pelalawan untuk segera memeriksa Pokja atas dugaan pengaturan pemenang lelang," tutupnya.

Artikel Kanan
Artikel Kanan