'
24 Sya'ban 1445 H | Selasa, 5 Maret 2024
Jelang Masa Tenang, Anggota Bawaslu Taufik Hidayat Imbau Peserta Pemilu Copot Alat Peraga Kampanye
tni | Kamis, 8 Februari 2024
Editor : redaksiridarnews | Penulis : Red
Anggota Bawaslu Kota Pekanbaru Koordinator divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan & Pelatihan, Taufik Hidayat

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru mengimbau kepada peserta pemilu untuk dapat menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK)nya sebelum masa tenang yang jatuh pada tanggal 11 Februari 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kota Pekanbaru Koordinator divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan & Pelatihan, Taufik Hidayat dalam giat 
Rapat Fasilitasi Pelatihan Saksi Peserta Pemilu Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 yang dilaksanakan di komplek perhotelan Grand Elite Jalan Riau Kelurahan Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (07/02/2024).

Dalam sambutan Komisioner Taufik Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih dengan hadirnya para media untuk turut serta mengawasi jalanya pesta demokrasi yang sebentar lagi akan dihelat.

“Saya atas nama Bawaslu Kota Pekanbaru mengucapkan terima kasih kepada para media yang turut serta dalam peran pengawasan pesta demokrasi ini tentunya kami bersedia dikoreksi jika ada kesalahan dan yang janggal dalam pelaksanaan pemilu," ujar Taufik Hidayat.

Selanjutnya, dia mengimbau kepada peserta pemilu tahun 2024 untuk dapat menurunkan sendiri Alat Peraga Kampanye (APK) miliknya. 

Menurut Taufik, pencopotan APK oleh pemiliknya sendiri bertujuan untuk menghindari potensi konflik dan salah paham jika ada pihak asal mencopot APK milik peserta pemilu.

Penting peran saksi peserta pemilu dalam mengawal integritas dan transparansi proses pemilihan umum.

“Saksi pemilu memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan bahwa setiap tahapan pemilu berjalan dengan harmonis dan bersih dari kecurangan. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi tonggak penting untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para saksi peserta pemilu agar dapat menjalankan tugas dengan cemerlang,” terangnya.

Taufik menegaskan betapa pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dengan berbagai pihak terkait, termasuk partai politik, lembaga penyelenggara pemilu, dan masyarakat sipil, dalam menjamin keberhasilan pemilu yang berkualitas.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama memelihara kejujuran pemilu demi mewujudkan proses demokrasi yang kokoh dan bernilai," paparnya.

Tidak berhenti di situ, ia pun meminta seluruh panwaslu kecamatan dan pengawas kelurahan untuk bersatu dalam menguatkan pengawasan Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar dapat berjalan dengan optimal dan memberikan pengawasan yang efektif.

“Apapun profesi yang mereka geluti, bimtek (bimbingan teknis) menjadi wahana yang penting dalam memahami tugas dan fungsi sebagai pengawas, khususnya pengawas TPS,” terangnya.

Dalam menghadapi pemungutan suara yang tinggal menghitung hari, menegaskan kepentingan peran Pengawas TPS pada pemilu 2024.

Dia menekankan bahwa panwaslu kecamatan dan pengawas kelurahan harus mampu memberikan informasi serta melaksanakan bedah buku saku pengawas TPS dalam bentuk kegiatan-kegiatan berkumpul bersama pengawas TPS.

“Sehingga pengawas TPS nantinya dapat memahami aturan dan mekanisme kerja di TPS baik sebelum hari pencoblosan maupun pada tanggal 14 Februari 2024.

Jelang Masa Tenang, Anggota Bawaslu Taufik Hidayat Imbau Peserta Pemilu Copot Alat Peraga Kampanye
tni | Kamis, 8 Februari 2024
Editor : redaksiridarnews | Penulis : Red
Anggota Bawaslu Kota Pekanbaru Koordinator divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan & Pelatihan, Taufik Hidayat
Kabupaten

Advertorial
TNI

Galeri - Advertorial

PEKANBARU, RIDARNEWS.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru mengimbau kepada peserta pemilu untuk dapat menurunkan Alat Peraga Kampanye (APK)nya sebelum masa tenang yang jatuh pada tanggal 11 Februari 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Bawaslu Kota Pekanbaru Koordinator divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan & Pelatihan, Taufik Hidayat dalam giat 
Rapat Fasilitasi Pelatihan Saksi Peserta Pemilu Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 yang dilaksanakan di komplek perhotelan Grand Elite Jalan Riau Kelurahan Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (07/02/2024).

Dalam sambutan Komisioner Taufik Hidayat menyampaikan ucapan terima kasih dengan hadirnya para media untuk turut serta mengawasi jalanya pesta demokrasi yang sebentar lagi akan dihelat.

“Saya atas nama Bawaslu Kota Pekanbaru mengucapkan terima kasih kepada para media yang turut serta dalam peran pengawasan pesta demokrasi ini tentunya kami bersedia dikoreksi jika ada kesalahan dan yang janggal dalam pelaksanaan pemilu," ujar Taufik Hidayat.

Selanjutnya, dia mengimbau kepada peserta pemilu tahun 2024 untuk dapat menurunkan sendiri Alat Peraga Kampanye (APK) miliknya. 

Menurut Taufik, pencopotan APK oleh pemiliknya sendiri bertujuan untuk menghindari potensi konflik dan salah paham jika ada pihak asal mencopot APK milik peserta pemilu.

Penting peran saksi peserta pemilu dalam mengawal integritas dan transparansi proses pemilihan umum.

“Saksi pemilu memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan bahwa setiap tahapan pemilu berjalan dengan harmonis dan bersih dari kecurangan. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi tonggak penting untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada para saksi peserta pemilu agar dapat menjalankan tugas dengan cemerlang,” terangnya.

Taufik menegaskan betapa pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dengan berbagai pihak terkait, termasuk partai politik, lembaga penyelenggara pemilu, dan masyarakat sipil, dalam menjamin keberhasilan pemilu yang berkualitas.

“Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama memelihara kejujuran pemilu demi mewujudkan proses demokrasi yang kokoh dan bernilai," paparnya.

Tidak berhenti di situ, ia pun meminta seluruh panwaslu kecamatan dan pengawas kelurahan untuk bersatu dalam menguatkan pengawasan Tempat Pemungutan Suara (TPS) agar dapat berjalan dengan optimal dan memberikan pengawasan yang efektif.

“Apapun profesi yang mereka geluti, bimtek (bimbingan teknis) menjadi wahana yang penting dalam memahami tugas dan fungsi sebagai pengawas, khususnya pengawas TPS,” terangnya.

Dalam menghadapi pemungutan suara yang tinggal menghitung hari, menegaskan kepentingan peran Pengawas TPS pada pemilu 2024.

Dia menekankan bahwa panwaslu kecamatan dan pengawas kelurahan harus mampu memberikan informasi serta melaksanakan bedah buku saku pengawas TPS dalam bentuk kegiatan-kegiatan berkumpul bersama pengawas TPS.

“Sehingga pengawas TPS nantinya dapat memahami aturan dan mekanisme kerja di TPS baik sebelum hari pencoblosan maupun pada tanggal 14 Februari 2024.